Aku benci keadaan ini,semua berfikir serba instan,yang akhirnya membuatku lemah,.
Keadaan yang sudah tidak wajar,sesuatu yang salah dianggap biasa hingga semua berjalan timpang. Demi keserakahan berbagai jalan akan ditempuh, asal keinginan dapat tercapai. Korupsi, Kolusi , dan Nepotisme menjadi hal yang lumrah.
Berfikir instan menjelma dalam otak generasi muda, hasrat berjuang mulai luntur. Hanya kepasrahan yang menutupi hati yang gelap. Generasi muda yang semestinya menjadi matahari yang mampu memberikan sinarnya. Kini berubah menjadi seonggok pentol korek yang hanya memiliki api kecil, itupun harus digerakkan.
Semua kondisi itu, membuat aku lemah. Lingkungan sudah membentuk lingkaran hitam, membungkam jiwa-jiwa kritis. Perjuangan tidak ada, semuanya adem tentrem. Tak ada sedih tak ada susah. Yang akhirnya membentuk jiwa lemah, yang tak ingin susah. "Biarlah orang lain, yang penting aku senang". Kata yang akan sering kita dengar nantinya.
REVOLUSI
(Syamsul Arifin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar